Dalam episode ini kita mencoba membahas tentang difference between oral language and written. oral dan written adalah termasuk aspek dalam sebuah bahasa, dalam kajian ini khususnya ialah bahasa internasional, English language. yang menurut saya kedua aspek ini adalah cara penyampaian maksud dari perorangan ke perorangan. oral yang sering kita kenal dengan lisan ialah penyampaian informasi secara langsung dengan tatap muka, sedangkan written sendiri disampaikan dengan goresan tinta dan semacamnya. secara penggunaan dan prakteknya, ternyata keduanya mempunyai perbedaan yang signifikan. perhatikan kalimat berikut ! "kamu sekarang dimana ris?" "di pasar". bandingkan dengan "kamu sekarang dimana ris?" "saya sedang belanja di pasar sekarang". Dua contoh diatas mempunyai maksud yang sama dalam penyampaian informasi, kalimat pertama menunjukkan bahwa percakapan tersebut terjadi secara langsung atau dengan cara lisan, sedangkan pada kalimat kedua yang nampak structural, adalah kalimat dalam bentuk tertulis. sepintas dua hal di atas ialah remeh karena maksud dan informasi yang diberikan umumnya sama tanpa beda, tapi sayangnya ini berlaku dalam semua bahasa, begitu juga dalam bahasa inggris, contoh di atas tidak perlu terlalu dipikirkan karena terlalu remeh. contoh di atas hanyalah sebuah kilasan singkat yang menunjukkan bahwa antara lisan dan tertulis terdapat perbedaan. bagaimana bila dalam bahasa internasional saat ini? mungkin pernah kita alami atau sebagian dari kita menemukan ada yang ganjal dari yang telah kita peroleh dari bapak/ibu guru dengan praktek langsung pengguna bahasa. suatu aturan formal yang kita kenal dengan grammar sangat tidak berguna dan berbeda dengan percakapan asli seorang native speaker dari film-film yang telah kita tonton. dan mungkin sempat terlintas pertanyaan "kok bisa gitu?", berarti yang saya pelajari salah, atau lain sebagainya. maka itu menjadi tidak remeh setelah perbedaan yang kita alami dari bahasa asing, karena kita belum begitu paham tentang bahasa tersebut. tapi sebenarnya perbedaan tersebut wajar bagi mereka hanya saja dalam uraian di atas kita dapat mengetahui bahwasanya bahasa tertulis yang terkenal dengan grammar dalam English language adalah bahasa formal yang di ikat oleh aturan-aturan tertentu sehingga menjadikannya lebih sopan. seseorang pernah berkata bahwa bahasa tertulis bukanlah kejadian yang sedang berlangsung, sedangkan bahasa lisan ialah kejadian saat itu juga. dalam artian bahasa lisan ialah bahasa percakapan yang riil, nyata keadaan dan prakteknya. dari uraian singkat di atas, lalu apakah bahasa tertulis itu gak penting, berarti apakah belajar grammar hanya pekerjaan sia-sia saja atau secara jawa enthek-enthek i umur. mana yang lebih penting? toh kita belajar bahasa asing intinya agar kita bisa berkomunikasi dengan pengguna asli bahasa tersebut dan untuk take and give some information. tidak, belajar grammar bukanlah hal yang salah, grammar adalah suatu aturan yang mana kita ketahui bahwa aturan pada umumnya ialah untuk membawa kebaikan, yang mana sebuah aturan selalu bersifat formal, bila kita kaitkan dalam konteks bahasa, bahasa dalam written ini adalah bahasa resmi yang tentunya sangat harus dipergunakan bila kita berhadapan dalam situasi resmi dan dengan orang atau lawan yang berbeda, sebagai contoh sederhana jika saja seorang presiden bertanya kepada kita "dek, ibu/ bapak kemana?" apakah kita hanya akan menjawab "ke pasar", andai kita mau melamar kerja di perkantoran apakah kita hanya akan bicara "pak, saya mau kerja disini, diterima nggak? ini berkas saya" contoh di samping memang sudah cukup dalam penyampaian maksud, tapi hal itu sangat terlalu buruk secara kaidah dan moral berbahasa. pada saat itulah sebuah aturan resmi bahasa yang dalam bahasa inggris diatur oleh grammar digunakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar